Parenting

5 Tips Ampuh Dalam Mengontrol Berat Badan Bayi

5 Tips Ampuh Dalam Mengontrol Berat Badan Bayi

Tidak hanya orang dewasa saja yang mengalami masalah kelebihan berat badan, anak-anak yang memiliki potensi sama wajib mendapat perhatian orang tua. Bayi yang gemuk acap dianggap memiliki kesan lucu dan gemas, tetapi Anda harus mewaspadai risiko kesehatan yang bisa terjadi. Berat badan ideal anak harus disesuaikan usia mereka guna mencegah risiko penyakit bila si kecil alami obesitas sejak dini, ya!

Mencegah Anak Alami Obesitas Sejak Dini

Supaya si kecil terhindar dari risiko obesitas sejak ia mulai tahapan MPASI, Anda wajib tahu kita mengontrol berat badan anak berikut :

1. Tetap berikan ASI eksklusif

Meskipun bayi sudah mulai MPASI, Anda harus tetap memberikan ASI eksklusif untuk si kecil sampai ia berusia minimal dua tahun. Bila anak memang kekurangan ASI karena produksi ASI Anda yang minim, berikan jenis susu formula yang memiliki kandungan gizi tinggi tanpa melepas pemberian ASI, ya! Tidak hanya bisa menjaga berat badan anak tetap ideal, tapi bisa menjaga berat badan sang ibu agar terhindar dari obesitas.

2. Hindari kebiasaan memberi makanan saat anak rewel

Bila anak rewel atau menangis, maka kenali penyebab masalah bukan memberikan makanan sebagai solusi. Mengenali penyebab anak gelisah atau rewel bisa membantu Anda menenangkannya dengan cara yang tepat. Sebaliknya, makanan bisa membuat anak mengalami pertambahan berat badan terus menerus. Gendong atau berikan mainan untuk menangani anak yang rewel atau menangis, ya!

3. Perhatikan porsi makanan

Pada anak yang mulai tahapan MPASI, pemberian porsi makanan harus bertahap setidaknya 3-9 sendok makan bubur bayi. Frekuensi awal anak makan MPASI hanya 1-3 kali sehari saja sehingga Anda harus memperhatikan aturan dasar ini. Memberikan porsi makan yang terlalu banyak bisa membuat berat badan anak semakin meningkat.

4. Pilih makanan yang bernutrisi tinggi

Makanan yang bernutrisi tinggi untuk si kecil yang terbuat dari sayuran dan buah-buahan sangat direkomendasikan. Selain itu, pilihan protein hewani dan nabati yang seimbang bisa mencegah bayi alami masalah kenaikan berat badan. Berat badan ideal anak akan sesuai dengan perkembangan usia mereka saat Anda rajin mengecek di posyandu setiap bulan.

5. Melatih si kecil bergerak atau olahraga

Setiap anak memiliki tahap kembang yang tidak sama, tetapi Anda bisa menggunakan patokan standar yang berlaku. Ajak anak berlatih bergerak setiap hari, misalnya belajar berguling, merangkak, berdiri, berjalan, dan gerakan-gerakan fisik lain. Aktif bergerak bisa membantu anak Anda tumbuh berkembang lebih ideal bebas masalah obesitas.

Pada anak yang alami obesitas, risiko kesehatan seperti peningkatan kadar gula darah bisa saja terjadi. Anak akan mengalami masalah diabetes pada anak atau punya risiko mengidap diabetes tipe 2 saat usia dewasa kelak. Yuk, jaga berat badan ideal anak dengan mempraktikkan tips penting di atas! Anak yang tumbuh lebih sehat, aktif bergerak dan ideal akan memiliki prestasi yang lebih menonjol di sekolah atau lingkungan sekitar.