Parenting

Jangan Bingung Terlebih Dahulu! Beginilah Tahapan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini 0 Sampai 6 Tahun

Jangan Bingung Terlebih Dahulu! Beginilah Tahapan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini 0 Sampai 6 Tahun

Sangat penting bagi orang tua untuk melihat tumbuh kembang buah hati pada usia dini, apalagi kalau kita berbicara mengenai perkembangan bahasa anak, yang tidak boleh disepelekan begitu saja dan selalu mengeyampingkan akan hal tersebut.

Karena setiap anak memiliki perkembangan bahasa yang cenderung berbeda-beda. Oleh karena itu, sangat penting sekali agar orang tua paham terkait hal tersebut. Selain untuk berkomuniasi, bahasa merupakan jendela ilmu pengetahuan agar buah hati bisa mengetahui berbagai jenis ilmu yang lain.

Bagaimana Tahapan Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini 0 Sampai 6 Tahun?

Mungkin banyak orang tua di Indonesia yang cenderung masih bingung terkait perkembangan bahasa anak usia dini, untuk itulah kami akan sedikit membahas terkait hal tersebut. Yuk simak ulasannya sebagai berikut.

  1. Tahap Pertama Membaca (Usia 0-3 Tahun)

Pada tahap awal ini biasanya anak lebih sendang mencari tau atau berksplorasi mengenai buku, majalah, katalog dan lain0-lain. Bisa jadi mereka lebih suka mendengarkan alur cerita buku dongeng untuk masa tahap awal membacanya.

Biasanya anak-anak juga cenderung belajar serta melakukan sesuatu, contohnya saja yaitu memegang pensil atau bolpoin dan lain sebagainya. Selain itu, mereka juga sedang belajar bahwa tulisan tersebut membawa suatu pesan untuk berkomunikasi satu sama lain. Sehingga anak-anak cenderng melihat tulisan di sekitarnya.

  1. Tahap Kedua Muncul Keaksaraan (Usia 3-5 Tahun)

Karena pada tahap ini anak-anak sudah mulai tumbuh kembang dengan baik, maka biasanya mereka meminta untuk dibacakan buku cerita berulang-ulang, entah itu yang menjadi favoritnya ataupun malah buku yang bau.

Biasanya anak-anak juga sering kali membuka-buka buku padahalaman tertentu dan membacanya dengan lumayan keras. Kadang-kadang mereka sering kali mengkombinasikan gambar dan juga tulisan. Oleh karena itu, para orang tua seharusnya membelikan peralatan seperti pensil berwarna dan kertas yang berhubungan dengan gambar agar mereka bisa mengkreasikan sesuatu.

  1. Tahap Ketiga Keaksaraan Awal (Usia 6 Tahun)

Pada tahap ini mereka lebih sering belajar konsep terkait sebuah kata. Anak mulai membaca kata-kata yang mereka pelajari dengan suara keras, dan menyadari bahwa setiap kata yang mereka ucapkan memiliki makna sesuatu.

Membaca kata demi kata ini juga dikenal sebagai petunjuk bahwa anak-anak akan mengoreksi kata-kata yang salah yang keluar dari dalam mulutnya. Dengan kata lain, mereka bisa mengoreksi suku kata yang salah untuk dibenarkan sendiri.

Di tahapan ini anak-anak juga sering menceritakan kembali peristiwa apa yang mereka alamai, sehingga para orang tua harus menjadi pendengar yang baik untuk buah hatinya tersebut.

Itulah beberapa tahapan perkembangan bahasa anak usia dini, jangan sampai salah memahaminya. Sekian dulu dari kami dan terimakasih banyak sudah membaca artikel ini.